SharinK & FuturE ™ | Komunitas Forum Indonesia
SharinK & FuturE ™©️ 2012

===================================

Selamat datang di forum

SharinK & FuturE ™

FREE Forum, Artikel,Download Center, Aplikasi, Softwares, dll.

Silahkan REGISTER Dahulu.

===================================
Perlu di Ingat bahwa MEMBER diharuskan
LOGIN
untuk mengunduh kontent didalam forum, dan untuk melihat image yg ada.

Contact Email : hynacassandra@ymail.com
dindut.dd@gmail.com

===================================

Copyright ©️ SharinK & FuturE ™ 2012.


Saling Bertukar Informasi Dalam Segala Bidang Dan Untuk Memajukan Pandangan Kedepan Menjadikan Indonesia Semakin Lebih Baik
 
IndeksCalendarFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin
TRANSLATE
English French German Spain

Italian Dutch Russian Brazil

Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google
.
January 2019
MonTueWedThuFriSatSun
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031   
CalendarCalendar
Latest topics
» Cara Mudah Mengeluarkan Racun Dari Tubuh!
by CASSANDRA Mon Sep 22, 2014 3:51 pm

» FYI: Xiaomi Redmi 1S bisa dibeli secara offline pada kuartal keempat 2014
by CASSANDRA Fri Sep 19, 2014 3:50 pm

» Mi Rebus Bayam
by CASSANDRA Fri Sep 19, 2014 3:46 pm

» Ini Dia Hal Yang Tidak Boleh Dilakukan Setelah Makan!
by CASSANDRA Wed Sep 10, 2014 10:30 am

» 11 Makanan yang Membuat Anda Semakin Lapar
by CASSANDRA Tue Sep 09, 2014 8:49 am

WEBSITE LINK
.
.
|Free Automatic Backlinks High Pagerank Generator|
.
.
Get backlinks - link building services where you can get link exchange free 100% to create backlinks for SEO
.
.
.
Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free!
.

Share | 
 

 Menelusuri Jejak Vietnam di Pulau Galang

Go down 
PengirimMessage
CASSANDRA
ADMIN
ADMIN
avatar

Jumlah posting : 605
Join date : 29.08.12
Age : 49
Lokasi : Garut

PostSubyek: Menelusuri Jejak Vietnam di Pulau Galang   Mon Oct 29, 2012 10:30 am


Menelusuri Jejak Vietnam di Pulau Galang


Pulau Galang adalah salah satu pulau kecil di Provinsi Kepulauan Riau. Letaknya tidak jauh dari Kota Batam, hanya sekitar 50 kilometer. Pulau ini terkenal karena dahulu pernah digunakan sebagai tempat pengungsian para manusia perahu dari Vietnam. Kini, yang tinggal hanya sisa-sisanya, namun masih layak untuk dikunjungi.

Tergantung dari mana Anda datang, Pulau Galang dapat dicapai baik melalui darat maupun laut. Umumnya para wisatawan datang dari Batam, menggunakan mobil maupun bus, karena antara Pulau Batam, Rempang, dan Galang sudah dihubungkan dengan jembatan yang bernama Barelang. Nama jembatan tersebut diambil dari salah satu suku kata nama
pulau-pulau tersebut (Batam-Rempang-Galang).

[You must be registered and logged in to see this image.]
Barak-barak kayu yang dahulu digunakan sebagai tempat tinggal pengungsi.



Beberapa rumah ibadah, seperti gereja dan vihara masih tampak gagah berdiri. Gereja Katolik Ngha Tho Duc Me Vo Nhiem dihubungkan oleh sebuah jembatan. Sementara itu Vihara Quan Am Tu mungkin merupakan bangunan yang paling mencolok. Di sini terdapat patung Dewi Guang Shi Pu Sha, tempat para pengungsi berdoa untuk mendapatkan keberuntungan, jodoh, harmoni dalam rumah tangga, dan sebagainya.

Bila para pengunjung ingin mendapatkan informasi yang lebih lengkap, mereka dapat berkunjung ke kantor informasi yang menempati bangunan bekas kantor UNHCR.



[You must be registered and logged in to see this image.]


Di kompleks pengungsian yang dulu terkenal dengan nama Kamp Sinam ini terdapat fasilitas yang cukup lengkap sehingga bagai satu kampung tersendiri. Kompleksnya pun sangat luas dan dikelilingi oleh hutan. Kamp pengungsian seluas 80 hektar ini memang dibuat terisolasi karena selain untuk memudahkan pengawasan, juga untuk menghindari penyebaran penyakit kelamin Vietnam Rose yang dibawa oleh pengungsi.

Ketika berkunjung ke Kamp Sinam beberapa hari yang lalu, saya melihat masih banyak peninggalan yang tersisa. Salah satu yang paling monumental adalah perahu-perahu kayu yang dahulu membawa para pengungsi dari Vietnam. Sulit untuk membayangkan bagaimana perahu sekecil itu mampu bertahan melewati terjangan gelombang laut lepas.

Peninggalan lain yang masih dapat dilihat adalah barak-barak pengungsi. Barak tersebut terbuat dari kayu berbentuk memanjang, seperti yang mungkin pernah Anda lihat di daerah setelah bencana. Selain itu ada juga bekas rumah sakit, penjara, sekolah, kesemuanya tampak sedikit menyeramkan karena memang sudah tidak digunakan lagi. Ada juga satu kompleks pemakaman bernama Ngha Trang yang cukup besar, menampung 503 makam.



[You must be registered and logged in to see this image.]
Vihara Quan Am Tu yang masih tegak berdiri. (Olenka Priyadarsani)



Beberapa rumah ibadah, seperti gereja dan vihara masih tampak gagah berdiri. Gereja Katolik Ngha Tho Duc Me Vo Nhiem dihubungkan oleh sebuah jembatan. Sementara itu Vihara Quan Am Tu mungkin merupakan bangunan yang paling mencolok. Di sini terdapat patung Dewi Guang Shi Pu Sha, tempat para pengungsi berdoa untuk mendapatkan keberuntungan, jodoh, harmoni dalam rumah tangga, dan sebagainya.

Bila para pengunjung ingin mendapatkan informasi yang lebih lengkap, mereka dapat berkunjung ke kantor informasi yang menempati bangunan bekas kantor UNHCR.

Walau kini yang tertinggal hanyalah sisa-sisa, namun itu semua adalah saksi sejarah. Dalam kurun waktu 17 tahun lebih dari 200.000 pengungsi Vietnam tinggal di tempat ini sebelum akhirnya mendapatkan suaka di beberapa negara di Eropa, Australia, ataupun kembali ke negaranya.

Pengunjung dapat masuk ke kompleks ini dengan membayar biaya Rp 10.000. Anda dapat berkeliling dengan mobil dan jangan kaget: di pinggir jalan banyak kera kecil menghadang untuk minta makanan.




_________________
" Jadikan Kepandaian Sebagai Kebahagiaan Bersama, Sehingga Mampu Meningkatkan Rasa Ikhlas Untuk Bersyukur Atas Kesuksesan "
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
 
Menelusuri Jejak Vietnam di Pulau Galang
Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
SharinK & FuturE ™ | Komunitas Forum Indonesia :: ZONA ARTIKEL :: Informasi-
Navigasi: